Jelas bahwa dalam hidup kadang orang terlalu memikirkan apa
yang dikatakan oleh orang lain. Menurut gue itu hal yang gak baik dan malah
membuat diri lo menjadi insecure. Mengapa demikian ? Gue punya beberapa hal
yang sekiranya bisa jadi alasan kenapa kalau worrying itu gak terlalu berguna
buat kita.
1. Life is go on and on
1. Life is go on and on
Nah ini udah keliatan banget kan ya, hidup itu terus
berjalan. Buat apa lo terlalu khawatir akan sesuatu hal yang kadang
kepastiannya itu belum jelas. I mean,
seriously kita semua pasti pernah ngalamin yang namanya overthinking gara–gara hal sepele. And
seriuosly it would not make you any better. Karena hidup itu gak statis, gak
akan hidup lo disitu-situ aja. Hidup itu dinamis banget, gak akan ada yang bisa
nebak kapan, dimana, dan apa yang akan terjadi. Jadi ketika lo Cuma worrying sesuatu dimasa lalu, di satu sisi
lo udah ketinggalan dari orang-orang yang bergerak maju.
2. It does kill your happines
Gue yakin banget kalian sering
baca quotes yang bertuliskan “ OVERTHINKING
DOES KILL YOUR HAPPINESS”. Well, menurut gue it so darn right!!!. Pernah gak sih lo sadar ketika lo overthingking and worrying about something itu jadi sangat mempengaruhi keseharian lo. Mood jadi berubah-ubah, mau senyum aja
kadang susah and sometimes bikin kita
jadi mati gaya dan gagal fokus Cuma gara gara overthinkning about something ini. Keceriaan lo terenggut seketika
saat lo mikirin hal-hal omongan orang yg kadang juga ga penting. Maka dari itu
mulailah berhenti overthinking,
karena Not anyone deserve to steal your happy
life instead of yourself.
3. They are behind you for a reason
![]() |
Yup, orang-orang yang
membicarakan lo dibelakang itu memiliki penyebab kenapa bisa ada dibelakang lo.
Satu hal yang gue tau adalah, orang-orang tersebut terlalu sibuk membicarakan
keburukan orang lain sampai mereka lupa untuk memperbaiki keburukan diri mereka
sendiri. They are always looking for
someone faults and gossip all the time,but they are forget that they leave a
huge hole for them to fix. Jadi sebenernya mereka itu gak lebih baik
daripada lo kok, I mean, yakali
ngomongin dibelakang itu perbuatan baik ? nenek-nenek juga ngerti kalau itu
perbuatan buruk.
4. It just a life dynamic
Seperti yang udah gue sebut
diatas bahwa hidup itu dinamis. Melakukan kesalahan kecil, lalu jadi omongan
dan sebagainya itu adalah bagian dari hidup. Karena sesungguhnya dalam
kehidupan itu pasti ada yang namanya balance.
Dalam ekonomi diibaratkan adalah supply dan demand yang dalam kurva bertemu
dan membentuk ekuilibrium. Yup, your life
too, good things and bad things are
always come in our life. They made balance to make our life more dynamics
instead of static. Can you imagine if your life is so static? I guess you will feel really bored instead of
happy. So, good and bad things happen in life, you just have to keep living and
not stress over what you can't control and don't forget to be happy.
Nah itulah beberapa alasan yang
telah gue sebutkan menurut versi gue. Jadi sesungguhnya kalau lo terlalu
mengkhawatirkan hal kecil atau omongan jelek dari orang lain itu adalah
percuma. Benar-benar membuang waktu lo banget, serius. Daripada kita ngedengerin omongan buruk
mereka lebih baik kita terus berkaya yang positif dan prestatif. Tapi inget ya,
semua masukan yang bersifat kritik membangun juga tetap harus kita dengerin. Kerena
hal-hal seperti itulah yang akan membuat kita jadi lebih baik. So daripada worrying about nothing lebih baik buat diri lo bahagia dan terus
berkehidupan positif.







